Akku ingin waktuku berhenti sebentar saja...
Agar akku tak harus melalui ini semua..
Akku ingin ragaku amnesia sebentar saja..
Agar semua ini tak terus memaksa menghapus senyum yang ku punya..
Akku ingin jiwaku istirahat sejenak saja,Sejenak saja...
Melepas beban ini meski hanya sementara...
Akku ingin semua yg ku rasa ini sirna,Rindu, sesal, lelah, sakit, perih, cinta,
Semua ini tak lagi ku rasa walau hanya sekejab saja...
Sekejab saja,Akku ingin berhenti merasa walau untuk sejenak saja...
Secuil harapan Demi keindahan hidup.Seberkas impian agar berubah jadi Kenyataan.. Akku lantunkan Do`a dan harapan Menebus ketenangan Dalam kesuksesan Mengakhiri Do`a dengan Untaian kata Amin.. Agar mimpi-mimpi semulus harapan,Agar mimpi-mimpi jadi kenyataan..Ya Allah, Ya Tuhan ku Dengarkanlah Do`a ku Ini...!!!
Kamis, 10 Februari 2011
Akku Masih Mencintaimu
Ini malam panjang terindah untuk mu,
akku disini sendu karena kecewamu.
akku hanya manusia punya salah, punya tangis dan air mata.
akku disini sendu karena kecewamu.
akku hanya manusia punya salah, punya tangis dan air mata.
biar bersatu dalam diriku, sebab akku pun hanya ingin mencintaimu.
ini akku tanpa pamrih dari hati akku memanjakan.
akku senang kamu bahagia, biar akku tersenyum dalam tangis
akku senang kamu bahagia, biar akku tersenyum dalam tangis
segala gunda bersatu dalam gulana,biar mereka tertembang pada malam.
bintang, rembulan sedia menerangi.
kau malam tak akan terlupakan,kau siang yang tergantikan,
kau hari yang tak ada habisnya.
biar kita bercerita, dalam marah pun aku bisa merasakan,
ini hari dan cinta yang terurai dalam hatimu.
akku disini, berkaca mataku,
akku pinta kau mengerti akku tak sempurna.
akku pinta kau mengerti akku tak sempurna.
akku hanya berusaha menjadi cerah dalam mendung,
menjadi hujan dalam kering,
menjadi hujan dalam kering,
masih ada kau pelanginya, sedia memberi rahmat semegah antasiksa,
hanya saja kau itu langitku, sedia akku hiasi walau akku memang tak memiliki arti".
Maafkanku Yang Telah Membuatmu Menangis
Ku tak ingin ini terjadi di perjalanan hidup kita
Ku tak ingin dosa-dosa ini semakin hari semakin menenggelamkan kita
Mengahancurkan sendi-sendi keimanan yang telah kita bangun
Sementara hari kehari hanya kehinaan yang kita rasakan
Bidadariku…..
Engkaulah wanita mulia yang kukenal
Engkaulah wanita pertama yang mengisi kehidupanku seutuhnya
Engkaulah seharusnya Bidadari Syurga itu
Akantetapi…..
Sungguh syaitan telah melenakan kita
Dosa dan kemaksiatan telah menghancurkan mimpi-mimpi kita
Hidup kita lebih hina dari binatang sekalipun
Dan lebih kotor dari kotoran manusia
Bidadariku……
Selagi ada nafas di tenggorokan kita
Selagi masih ada detak jantung di tubuh
Ku ingin menebus segala dosa yang pernah kita lakukan
Walaupun harus melepaskanmu
Walau harus merelakanmu bersama orang lain
Selama engkau dalam kemuliaan
Aku kan relakan semua itu
Biarlah semua kenangan bersamamu
Menjadi penebus dosa-dosa yang pernah kita lakukan
Karena sakit rasanya tidak bisa hidup bersamamu
Karena sakit rasanya mengenang masa-masa indah bersamamu
Bidadariku….
Sakit mengenang masa-masa bersamamu
Lebih sakit daripada seribu satu sayatan pedang ditubuhku
Sakit tak bisa hidup bersamamu
Lebih sakit daripada tubuhku lumpuh sekalipun
Ketika puisi ini kutulis
Ku tak mampu lagi menahan air mata ini
Seribu satu kenangan bersamamu
Seolah menjadi tikaman pisau yang bertubi-tubi
Menusuk tubuhku
Bidadariku….
Maafkanku yang telah membuatmu menangis
Ku tahu ini menyakitkan
Tapi kita harus mengakhiri semuanya
Kita harus mengakhiri kebohongan-kebohongan ini
Kita harus mengakhiri kemunafikan kita
Kita harus mengakhiri dosa-dosa yang telah kita perbuat
Selagi nafas masih berhembus
Sungguh benar firman Alloh Ta’ala
Sungguh benar sabda Rosululloh SAW
Yang mengingatkan manusia untuk menjauhi zina
Sungguh terlaknat Syaitan yang terkutuk
Bidadariku…
Semoga Alloh Ta’ala masih mau mengampuni kita
Semoga Alloh Ta’ala masih mau membimbing kita
Menuju jalannya yang lurus
Bidadariku….
Inilah tangis yang selama ini kurasakan
Inilah sakit yang ingin aku utarakan kepadamu
Ku yakin engkaupun mengalaminya
Surat ini kubuat
Sebagai akhir dari hubungan kita
Hubungan tak berstatus yang selama ini kita lakukan
Semoga hati kita mampu menerimanya
Bidadariku…
Selamat menempuh hidup baru
Semoga kemuliaan islam selalu bersamamu
Semoga Ridho Alloh selalu mengiringi perjalanan hidupmu
Jika ada lelaki sholeh yang melamarmu
Terimalah……..
Dan semoga bisa menggantikanku
Dan melupakan semua kenangan bersamaku
Bidadariku…………………………..
Maafkanku yang telah membuatmu menangis…………….
Tapi tangis ini adalah tangis kebahagiaan
Sebagai seorang muslim sejati…..
Yang rindu akan Ridho Ilahi.
Rabu, 09 Februari 2011
Perempuan Dalam Samar Senja
Adalah laut menggemuruh di dadamu
ada sepenggal luka terapung
tapi tak seorang mengetahui, mencurigai
terpendamlah kisahkisah duka
laut terdengar menggemuruh di dadamu
tapi tak sedalam kata paling luka
ah, betapa kulihat rona wajahmu
pada senja dengan selimut puing kehidupan
Dan di sepanjang sajak kecilku
sebagai bunga sebagai kesucian
memikul beban tanpa rasa kesudahan
Ku hanya mampu berucap satu kata
kaulah "Perempuan Dalam Samar Senja"
ada sepenggal luka terapung
tapi tak seorang mengetahui, mencurigai
terpendamlah kisahkisah duka
laut terdengar menggemuruh di dadamu
tapi tak sedalam kata paling luka
ah, betapa kulihat rona wajahmu
pada senja dengan selimut puing kehidupan
Dan di sepanjang sajak kecilku
sebagai bunga sebagai kesucian
memikul beban tanpa rasa kesudahan
Ku hanya mampu berucap satu kata
kaulah "Perempuan Dalam Samar Senja"
Indah Bersamamu
Jika hembusan angin mampu sejukan hampa di hati
Ku ingin harum namamu ada bersamanya
Dan di saat langit tersenyum bangga tunjukan birunya
Kuingin wajahmu terukir dalam kekosongan cahaya
yang menyusup di antara awan-awan putih yang terhampar di atas sana
Sekali lagi ku rasakan hijau itu begitu mempesona
Seperti sosokmu yang selalu membawa kedamaian dalam hidupku
Jika suatu saat nanti pelangi tak lagi berwarna
Akku ingin kau tetap ada di sisiku,Ku pejamkan mata ini
Ku biarkan jiwaku melayang bersama dengan alunan indah sang burung yang bernyanyi bersama mentari
Dan kurasakan aku terbawa,Akku bermimpi dan tak lagi terjaga
Indah.....
Segala keindahan dengan begitu mudah menyentuh hatiku
Karena akku merasa memilikimu,Semoga semua ini kekal adanya
Karena tak kan pernah ku berpaling,Tak kan pernah akku pergi
Hingga mentari tak lagi bersinar,Dan air tak lagi mengalir
Akku kan slalu setia hanya untukmu
Ku ingin harum namamu ada bersamanya
Dan di saat langit tersenyum bangga tunjukan birunya
Kuingin wajahmu terukir dalam kekosongan cahaya
yang menyusup di antara awan-awan putih yang terhampar di atas sana
Sekali lagi ku rasakan hijau itu begitu mempesona
Seperti sosokmu yang selalu membawa kedamaian dalam hidupku
Jika suatu saat nanti pelangi tak lagi berwarna
Akku ingin kau tetap ada di sisiku,Ku pejamkan mata ini
Ku biarkan jiwaku melayang bersama dengan alunan indah sang burung yang bernyanyi bersama mentari
Dan kurasakan aku terbawa,Akku bermimpi dan tak lagi terjaga
Indah.....
Segala keindahan dengan begitu mudah menyentuh hatiku
Karena akku merasa memilikimu,Semoga semua ini kekal adanya
Karena tak kan pernah ku berpaling,Tak kan pernah akku pergi
Hingga mentari tak lagi bersinar,Dan air tak lagi mengalir
Akku kan slalu setia hanya untukmu
Masih Tetap Dia
Pagi telah berlalau pergi
Akku masih tetap setia disini
Kenangan telah lama berlalu
Pergi bersamaan angin lembayu
Tapi ingatan...Tetap disini
Bersama mimpi - mimpi
Tetap setia menemani
Layar perahuku telah berkembang
Bersiap pergi tuk berlayar
Membawa daku menuju tepian nan jauh disana
Tepian baru dan kehidupan baru
Tepian yang akan melupakan ingatanku
Akan diriya,Kekasihku dulu
Walau hati tak dapat dipungkiri
Ku masih ingin memiliki
Akku masih tetap setia disini
Kenangan telah lama berlalu
Pergi bersamaan angin lembayu
Tapi ingatan...Tetap disini
Bersama mimpi - mimpi
Tetap setia menemani
Layar perahuku telah berkembang
Bersiap pergi tuk berlayar
Membawa daku menuju tepian nan jauh disana
Tepian baru dan kehidupan baru
Tepian yang akan melupakan ingatanku
Akan diriya,Kekasihku dulu
Walau hati tak dapat dipungkiri
Ku masih ingin memiliki
Serpihan Masa Lalu
Semakin kurasa sepi
Kala kucoba tepis gelisah bayangmu menyapa sedihku
Dan kerapuhan menghancurkan ketegaran
Kala kucoba hidupkan keangkuhan
Bahwa akku mampu jalani hidup ini seorang diri
Semakin kurasa sepi
Kala tangis tak lagi mampu menghindari sesaknya jiwa
Serpihan bahagia di masa lalu menjelma
Membuka lembaran kisah helai demi helai
Masih jiwaku lirih terisak
Namun tak mampu mengusir sepi kian menjadi
Ketika awal pagi tanpa terasa telah hadir
Akku hanya andalkan kesibukan menyamarkan rasa
Kala kucoba tepis gelisah bayangmu menyapa sedihku
Dan kerapuhan menghancurkan ketegaran
Kala kucoba hidupkan keangkuhan
Bahwa akku mampu jalani hidup ini seorang diri
Semakin kurasa sepi
Kala tangis tak lagi mampu menghindari sesaknya jiwa
Serpihan bahagia di masa lalu menjelma
Membuka lembaran kisah helai demi helai
Masih jiwaku lirih terisak
Namun tak mampu mengusir sepi kian menjadi
Ketika awal pagi tanpa terasa telah hadir
Akku hanya andalkan kesibukan menyamarkan rasa
Kamis, 03 Februari 2011
Tentangku
akku……
hanya akku
ini aksaraku
ini tintaku
walau tak mengalun dengan merdu
biarkan akku lantunkan pilu
akku…..
pria biasa yg tak sempurna
pria biasa pelantun kata sederhana
pria yg slalu sendiri bukan bersama
pria yg slalu dilanda angan akan bersama
namun semua tak pernah nyata
akku…..
pria yg slalu dilanda sepi
pria yg slalu diterpa sunyi
pria yg slalu menyendiri
lantunkan aksara-aksara pelipur sunyi
akku…..
bukan pujangga terkemuka
bukan penyair yg pandai main kata
bukan dewa pembangkit aksara
bukan pangeran penebar pena
akkku….
hanyalah manusia biasa
yg slalu ingin dicinta
namun tak ingin dipuja
akku…..
hanyalah ingin disayang
bukan menjadi yg terbuang
bukan menjadi pecundang
akku……
tak ada cinta tuk ku cinta
tak ada rindu tuk ku rindu jua
tak ada sayang tuk ku sayang dalam dunia
akku….
manusia yg slalu kesepian
manusia yg slalu merindukan kebersamaan
manusia yg slalu terpuruk rasa angan
hanya akku
ini aksaraku
ini tintaku
walau tak mengalun dengan merdu
biarkan akku lantunkan pilu
akku…..
pria biasa yg tak sempurna
pria biasa pelantun kata sederhana
pria yg slalu sendiri bukan bersama
pria yg slalu dilanda angan akan bersama
namun semua tak pernah nyata
akku…..
pria yg slalu dilanda sepi
pria yg slalu diterpa sunyi
pria yg slalu menyendiri
lantunkan aksara-aksara pelipur sunyi
akku…..
bukan pujangga terkemuka
bukan penyair yg pandai main kata
bukan dewa pembangkit aksara
bukan pangeran penebar pena
akkku….
hanyalah manusia biasa
yg slalu ingin dicinta
namun tak ingin dipuja
akku…..
hanyalah ingin disayang
bukan menjadi yg terbuang
bukan menjadi pecundang
akku……
tak ada cinta tuk ku cinta
tak ada rindu tuk ku rindu jua
tak ada sayang tuk ku sayang dalam dunia
akku….
manusia yg slalu kesepian
manusia yg slalu merindukan kebersamaan
manusia yg slalu terpuruk rasa angan
Tentang Rasa
sejak namamu mnggetarkan rasa..
kukabarkan pd angin
Bawalah dedaunan kering,jauh dr hdpku…
ingin aku brsama Awan..
mngarang kembang cntik untkmu
Jika ku tau kaulah ciptaan terakhir
tak akn ada lg yg dapat tuk mnggantikanmu.
krna kaulah pelipur lara Hatiku..
kukabarkan pd angin
Bawalah dedaunan kering,jauh dr hdpku…
ingin aku brsama Awan..
mngarang kembang cntik untkmu
Jika ku tau kaulah ciptaan terakhir
tak akn ada lg yg dapat tuk mnggantikanmu.
krna kaulah pelipur lara Hatiku..
Di Hutan Bahumu
Di hutan tepi sungai beku
tak pernah bisa kusebutkan gelombang matamu
berlari-lari menginjak tumpukan tulang
dan bangkai manusia atau binatang yang terpaksa memakan
dagingnya sendiri. hampir aku terjungkal
bahumu terasa pahit.
Inilah malam pertama sekaligus bulan madu
tak henti-hentinya kau berbisik
meneriaki galau di daun-daun musim kering
sejumlah bunyi sekian gerakan dan detak
jantungmu berpacu;
akku masih mencari potongan reranting
untuk mengusir ketegangan
membangun kembali impian-impian
dan kemesraan Adam.
Malam ini terpaksa kita harus tidur di atas batu
bersama binatang yang segera punah
pada igauku pada resahmu.
tapi hutan ini membuatku tak sempat mengingat
kantuk, akhirnya kita sama-sama terjebak
menyumpah malam tak segera usai
di hutan ini di bahumu yang kian mengeras.
tak pernah bisa kusebutkan gelombang matamu
berlari-lari menginjak tumpukan tulang
dan bangkai manusia atau binatang yang terpaksa memakan
dagingnya sendiri. hampir aku terjungkal
bahumu terasa pahit.
Inilah malam pertama sekaligus bulan madu
tak henti-hentinya kau berbisik
meneriaki galau di daun-daun musim kering
sejumlah bunyi sekian gerakan dan detak
jantungmu berpacu;
akku masih mencari potongan reranting
untuk mengusir ketegangan
membangun kembali impian-impian
dan kemesraan Adam.
Malam ini terpaksa kita harus tidur di atas batu
bersama binatang yang segera punah
pada igauku pada resahmu.
tapi hutan ini membuatku tak sempat mengingat
kantuk, akhirnya kita sama-sama terjebak
menyumpah malam tak segera usai
di hutan ini di bahumu yang kian mengeras.
Angin Yang Gelisah
akku hanya menulis harum udara senja
yang selalu membuatku bahagia
dan akku,aku menjadi bagian darinya.
selepas itu akku tak bisa mengatakan apa-apa.
sebab kau terlalu cepat memutuskan
untuk pergi meninggalkan senja yang masih sangat rindu padamu…..
angin begitu gelisah.
saat waktu berjalan begitu lamban…
sementara mimpi masih sangat sakral menahan takdir di pundaknya….
yang selalu membuatku bahagia
dan akku,aku menjadi bagian darinya.
selepas itu akku tak bisa mengatakan apa-apa.
sebab kau terlalu cepat memutuskan
untuk pergi meninggalkan senja yang masih sangat rindu padamu…..
angin begitu gelisah.
saat waktu berjalan begitu lamban…
sementara mimpi masih sangat sakral menahan takdir di pundaknya….
Pengisi Sepimu
Bisik hatimu memanggilku…
Melihatmu berdiri di ujung dermaga…
Menggenggam seuntai tali hati…
Berkawan dengan debur ombak dan semilir angin…
Bila kau sendiri ‘Berkatalah’,…
Jika kau tak ingin berkata ‘Bisikkanlah’…
Jika kau tak ingin bisikkan biar hatiku yg ‘Merasakan’…
sekiranya itu bisa menjadai pengisi kesepianmu.
Melihatmu berdiri di ujung dermaga…
Menggenggam seuntai tali hati…
Berkawan dengan debur ombak dan semilir angin…
Bila kau sendiri ‘Berkatalah’,…
Jika kau tak ingin berkata ‘Bisikkanlah’…
Jika kau tak ingin bisikkan biar hatiku yg ‘Merasakan’…
sekiranya itu bisa menjadai pengisi kesepianmu.
Rabu, 02 Februari 2011
Akku Dan Cintamu
Akku dan Cintamu
Masih ku rengkul jari jemari mu
Masih menanti meski kau tak peduli akku
Dalam harap cemas sebuah bayangan bisu
Akku ada di sini masih menunggu mu
Akku sadar akan kehadiran ku
Membuat sesak nafas cinta itu
Kau tlah bercermin
Meski rasa sayang itu ada untuk ku
Tak perlu memilih jika sakit
Jadi kan aku yang terakhir jika mudah
Ku hanya bisa brdiam sejenak
Karna esok atau nanti ku kan pergi
Inilah syair tentang apa yang terukir
Catatan cinta yang tak termiliki
Ini pun tentang cinta yang termiliki pula
Akku ada karena cinta mu ada meski bukan hanya akku
Masih ku rengkul jari jemari mu
Masih menanti meski kau tak peduli akku
Dalam harap cemas sebuah bayangan bisu
Akku ada di sini masih menunggu mu
Akku sadar akan kehadiran ku
Membuat sesak nafas cinta itu
Kau tlah bercermin
Meski rasa sayang itu ada untuk ku
Tak perlu memilih jika sakit
Jadi kan aku yang terakhir jika mudah
Ku hanya bisa brdiam sejenak
Karna esok atau nanti ku kan pergi
Inilah syair tentang apa yang terukir
Catatan cinta yang tak termiliki
Ini pun tentang cinta yang termiliki pula
Akku ada karena cinta mu ada meski bukan hanya akku
Langganan:
Postingan (Atom)