PUISI_KU SEMUA TERINSPIRASI OLEH_MU

Rabu, 29 September 2010

Sujud Kesadaran Malamku

Yaa Rabbii..
Wa anta ladzi ma ya’lamu maa fii sodri..

Yaa Rabbii..
Sujudku yang tak khusu’
Doaku yang setengah hati
Sebutanku atas nama_Mu yang tak kumaknai
Mohon ampunku yang tak ikuti dengan lakuku
Apakah berarti bagi_Mu dan Engkau menerima yang bagian mana dari itu ?

Mengakui dosa-dosaku pasti akan lama dan panjang
Tapi menghitung kebaikanku rasanya secepat setiap sholatku menghadap_Mu.
Banyak dari yang Engkau perintahkan kulanggar dan banyak dari yang Engkau larang kujalani.
Entah bodohkah,bebal,atau sedemikian sombong jiwa ini hingga aku tak mensyukuri nikmat_Mu dengan mengingat nama_Mu.Hingga tak memohon ampun untuk setiap dosa yang nyata telah Engkau peringatkan.

Yaa Rabbii..
Akku hanya bersyukur ternyata Engkau tidak menutup hatiku,
Tidak membiarkan aku dalam jurang gelap yang lebih dalam.
Meski disetiap taubatku aku selalu tertatih-tatih,
Akku memohon masih diberi kesempatan untuk mencoba dan mencoba.

Engkau Yang Maha Mengerti isi hati manusia
Berilah aku hidayahMu bagaimana cara menghapuskan kesombongan di hati,
Cara menghapuskan iri dengki
Cara menghapuskan rasa ingin dipuji
Cara menghapuskan rasa berpuas diri dan lebih baik dari orang lain.

Yaa Rabbii..
Semoga cinta kepada Mu dan Rasul Mu yang pernah ada,Engkau semaikan lagi
Akku rindu hatiku yang tenang, damai, dan penuh rasa bersyukur.
Akku datang pada_Mu dengan memohon ampunan_Mu.
Dan bisa mensyukuri semua nikmat_Mu memanglah harusnya merupakan syukur tersendiri.

Minggu, 26 September 2010

Dunia Hanya Sekali

Hidup bagaikan..roda yang terus berputar
Sewaktu waktu perputaran kan berhenti dengan sendirinya

Begitu pula..bumi ini yang terus berputar
Mengelilingi matahari suatu saat kan berhenti jua

Bila Tuhan sudah menghendaki adanya hari akhir
Namun..banyak manusia yang lupa diri

Akan adanya takdir illahi Dunia hanya titipan Dari_Nya
Maka janganlah kau berbuat dosa dengan harta yang kau miliki

Dunia hanya sesaat..jangan jalani ilmu sesat
Karana itu takkan buat kita selamat didunia maupun diakhirat

Siapakah Akku

Siapakah akku sebenarnya
Malam, siang, dan senja hanya, hanya dan hanya
Mengurangi waktu, menghilangkan waktu
Tak berbuat apa untuk diri dan semesta
Haruskah ini terus berlanjut menguras jurang rasa

Ketakmengertian ini
Tak bisa kuulang menjadi batu
Untuk melihat rumput yang masih putih
Menjalar mencari angin di angkasa

Sungguh ada makna yang belum lahir
Keluar memperkenalkan. Mencari haluan jembatan
Di sekitar imajinasi surau-surau

Siapakah akku sebenarnya, di sini bergurau sembrono
Padahal kesembronoan membuat kematian ilmu setengah tahun
Lalu, apa yang harus kita baca untuk mengganti
Demo, tak membuat kita menyadari
Perang, tak membuat kita sadar
Ilmu, tak membuat kita memiliki kesadaran

Lalu?
Kata-kata indah yang mengalir dalam puisi
Kelembutan yang menjadi moral dalam puisi
Ketentraman yang di anut masyarakat puisi
Kebahagiaan yang dimiliki panyair
Dan kedamaian yang larut dalam tubuh
Itulah aku yang tak bisa diganti hanya dengan engkau, kami dan kita

Puisi tak memiliki siapa engkau, tapi
Akkulah dirimu yang maha hidup
Menikmati huruf demi huruf
Di keluasan semesta tak terbatas

Berjalan di Tepi Angin

Semilir sejuk sanubari..menbius menghujam jantung hati..
Memberi ego laksana sakral..menjalar di nadi tak terbata..

Akku tepian gersang..mencari anging penyejuk raga..
Selagi ada senadah sayu..Akku jadi satu-satunya yang meragu..

Akku sudah terlalu jatuh kelam..kedalam surgawi yang suram..
Gumamkan hukuman alam..yang mendera tak kenal diam..

Tak pasti akku ber patah..selama tiada dusta..
Selagi raga masih bernyawa..akan aku coba bersuka-cita..

Itupun bantahan hati tak bertuan..senandung raga berkesenanjungan..
Berharap bertumpu syahdu..senandung pilu di kucil orang..

Akku tepian gersang..yang berjalan tanpa tujuan..
Di pinggir syurga kelam nestapa..bagai berjalan di tepi angin..

ANDAI

Andaikan waktu yang berjalan hari ini
Adalah waktu yang terahir bagiku
Akku akan jadikan hari ini adalah hari yang menyenangkan
Bagiku dan semua orang yang merindukanku

Andai esok tak lagi menyapaku
Ku ingin selalu mengenang masa lalu
Andai sang surya tak lagi tersenyum padaku
Ku ingin dia selalu tersenyum riang
Untuk semua orang

Andaikan bintang tak lagi bersinar terang untukku
Ku ingin dia selalu menyinari hari-hariku yang kelabu
Andaikan bumi tak lagi menyejukkan hatiku
Ku ingin dia menyejukkan hati semua orang di dunia ini

Tuhan…
Jikalau jiwa ini tak lagi menyatu dengan raga ini
Akku hanya ingin satu permintaan

Kumohon…
Terangilah jalan orang-orang yang engkau ridhoi
Sinarilah jalan hidup mereka dengan cahaya ketentraman-Mu

Rindu ku Dalam Kesepian ku

Angin malam…….!katakan kepadanya………!
Tentang rasa rinduku, Tentang rasa hatiku
Tak ingin ku sendiri, menyendiri disini.

Sayang……!!
Saat rinduku pada mu, aku selalu dihantui kesepian.
Letih hati ini ……! letih sudah hatiku dalam kerinduan.

Oh angin Tanyakan padanya………….!
masih ada kah rindu terukir di hatinya..?
masih sayang kah dia pada diri ku……?
mungkinkah ia meresakan kerinduan ku ini……?

Akku sangat merindukannya ……!!!

Mimpi Tanpa Tidurku

Bumi diselimuti kelam sang malam..
Bulanpun hanya mampu tebar cahaya buram..
Simphony hidup terbius oleh sepi terdiam..
Irama bayu tanpa gurindam..

Ketika Persada lelap dibuai mimpi..
Angan dan asa indah terbingkai..
Iringi cita alur tercapai..
Warnai makna suci berbudi..

Disaat itu pula aku terdampar di lautan kamaruk..
Penyebab jiwa kian terpuruk..
Hanya terbangun kata nan tak sejuk..
Menunggu hingga ajal menjenguk..

Hampa

Akku bernyawa tapi aku tak lagi memiliki jiwa
Akku menghirup udara tapi aku tidak lagi bernafas

Jantungku berdetak tapi tak lagi berdebar
Akku menangis tapi airmataku tak lagi menetes

Ya Allah Ya Khaliq , I LOVE YOU....

Pertaubatan

Akku terhenti di separuh malam Menembus muara angan-angan
Bercampur aduk bak rasa yang tak terjamah

Akhirnya muncrat seepisode pementasan
Lakon laki-laki dengan sorban melingkar
Bersama kelam ia begitu manja
Bermain dengan kata begitu mesra..

Serak tapi menggemuruh
Seperti melintasi seluruh apa yang di jagad bumi
Tarikan nafasnya saja seperti irama paling indah yang pernah Tuhan ciptakan

Kalimat Allahu akbar ia kumandangkan
Sujud dirakaat pertama bersenandung dengan kepasrahan teramat dalam
Masya Allah...akku merasakan ia seperti bertemu dengan Tuhannya
Tiada bergeming, hanya desis-desis yang tentu untaian doa pertaubatan
Lalu air mata derai di sajadah..

Peringatan telah “Ia” turunkan dihadapku
Mungkin sebegitu ingkarnya hingga nyata didepanku “Ia” menemui ummat_Nya
Mempertontonkan romantisme ciptaan dan pencipta
Sungguh…Adegan percintaan yang begitu tulus

Perlahan kutanggalkan setan yang menjubahiku
Ada tarik menarik yang begitu nyata
Akku terkapar ditengahternyata bangkitku menuju jalan_Nya

Wudhu menegurku..takbir menegurku
Al-Faatihah menegurku..Ruku’ menegurku
I’tidal menegurku..Sujud menegurku
Sampai doa pun menegurku

Astaqfirullah....sudah begitu jauhkah?
Sampai akku harus bersusah payah ikhlas memuji_Mu

Kutemukan Cahya_MU

Kucoba mencarimu di langit malam,
Diantara gugusan terang bintang-bintang
Diantara tanda-tanda fajar akan menyingsing
Diantara seberkas sinar mentari pagi.

Tapi tak kutemui Diri_MU

Zuhur telah tiba ketika kembali Akku melihat langit
Dan menatapi angkuhnya matahari makhluk_MU…
Tapi sekali lagi Kau tak kutemui Engkau ya Allah..

Tak pantaskah ku melihat-MU
Pikirku saat itu, tapi ternyata Engkau benar ya Allah,
kau tunjukkan Diri_MU hanya sedikit
namun itu bisa menyadari bahwa
Akku tak mampu melihat-MU..

Akku terlalu sombong pada_MU
Padahal melihat makhluk-MU, saja Akku tak mampu ya Allah..
Matahari terlalu terang untukku,apalagi diri_MU
Semesta terlalu besar tukku jelajahi,apalagi diri_MU

Ternyata akku telah menemukan cahaya-MU
Dalam tiap sujudku,dalam tiap kebaikan yang Akku ikhlaskan untuk_MU
Dalam tiap siang dan malam yang Kau biarkan bergantian mengiringiku...

Yang Tak Terelakkan

Wahai telinga yang pernah tuli
Inilah nyeri menuntutmu mati
Kami disini menghunus janji

Wahai kekalahan berjubah hitam
Serahkanlah jiwamu pada laskar
Kamilah imam penegak kebenaran

Wahai jiwa kotor, bersembunyilah
Lari dan mendendamlah dalam remang
Inilah sesal menagih sedih

Wahai ruh diujung nafas
Kali ini mengelak bukan lagi milikmu
Kamilah panji Ilahi memcabutmu pergi

SUJUD KU UNTUK MU

Di sepanjang waktu Akku menjani kehidupan ini…
Begitu banyak dosa kesalahan terhadap mu ya ALLAH…

Di malam yang indah ini q bersujud di hadapan_Mu…
Hanya sekedar mengaharap belas kasih_Mu…

Ayat_ayat_Mu berkumandang di stiap tempat-tempat ibadah…
Begitu syahdu terdengar..tergetar hati ini..
Tergerak jiwa ini..tuk bersujud di pangkuan_Mu…

Bertekuk lutut disini…Dan memanjatkan Doa
Bersembah sujud…Hanya untuk_Mu ya Allah..

Ku hanya mahluk ciptaan_Mu Yang berlumur dosa
Ampuni segala kesalahan..Tunjukkan Akku jalan yang Kau Ridhoi..

Mohon Ampun…Atas semua dosa yang telah ku perbuat…
Dan Akku sadari semua kesalahan itu…

Ampuni Akku ya ALLAH..Ampuni Akku ya ALLAH..
Ampuni Akku ya ALLAH..

SUJUD KU UNTUK MU...

Menuju Kerajaan Surga

Wahai Engkau yg memiliki segala Alam
Perkenankanlah akku memiliki cahaya_Mu

Kirimkanlah akku ksatria dari surga_Mu
Untukku dan Islamku

Agar Akku miliki mata penuntun jalanku kpda_Mu
Dalam sgala keindahan,sgala kesedihan ini

Akku ingin trbang menuju_Mu
Rasakan singgasana keagungan_Mu
Karena kaulah yg paling kau

Maka akku dan umat_Mu
Jadikanlah bagian dari kerajaan surga_Mu

Amien. . .ya robbal alamin....

MUNGKINKAN

MANUSIA BERLOMBA MENCARI DUNIA
LUPA PADA SANG MAHA PENCIPTA
APA YANG TERJADI,BENCANA DISANA,
MUSIBAH DISNI..

NAFSU MENJADI LANDASAN
KESERAKAHAN MENJADI ALAT
LUPAKAH MANUSIA
PADA TANAH YANG DIPIJAK
PADA LANGIT YANG MEMAYUNGI..

MANUSIA BERJALAN DENGAN PIKIRANNYA
MENGACUHKAN SUARA HATI NURANI
SUARA DARI TUHAN PENCIPTANYA
SUARA KEBENARAN DAN KEMURNIAN..

MUNGKINKAN PEPERANGAN TERJADI
MUNGKINKAN KELAPARAN TERSEBAR RAMAI
MUNGKINKAN BENCANA TETAP BERSEMI..

JIKALAU MANUSIA LUPA MENGABDI
JIKALAU MANUSIA TIDAK BERSUJUD
PADA SANG MAHA ABADI..

KEMBALILAH..DATANGLAH..BERSUJUDLAH
WAHAI MANUSIA MENUJU TUHAN PENCIPTAMU

Antara AKU, DOSA Dan HIDUP kU

Ya Robbi, masih sayangkah Engkau terhadapku..?
Sungguh akku masih mengharap cinta dari_Mu
Dalam setiap tarikan dan hembusan nafasku.

Ya Robbi, Masih adakah pintu ampunan_Mu bagiku?
Sungguh Aku hanyalah hamba hina dina
Yang selalu mengharap dan menghiba ampunan_Mu.

Ya Robbi, sungguh Akku malu terhadap_Mu,
karena sampai detik ini aku belum mampu
menundukan hawa nafsuku,

Ya Robbi, sungguh akku takut kepada_Mu,
karena dalam pengembaraan hidupku
yang kuburu dan kudapatkan hanyalah dosa.

Maafkan Akku Ya Robb, Akku telah mengadu kepada_Mu,
karena dalam hatiku yakin hanya Engkau sebaik-baik tempat tuk mengadu.

Maafkan Akku Ya Robb, Akku terlalu banyak bertanya kepada_Mu,
karena dihatiku yakin hanya Engkaulah yang Maha tau.

Maafkan Akku Ya Roob, atas semua salahku,
karena Akku tahu hanya Engkaulah zat yang maha benar.
Akku takkan pernah melepas_Mu dari hatiku...

Renungan Hati

kadang kita taK berfikiir sudaH tersingKirkaH???
sudaH terhaPusKAh debU yg lama meLekat di diri kita???
apa bnar kita mesti merenUngi…agar kita bs sadar atas sgaLa yg terjadi….

aLAm yg cemberut…angiin Yg gemUruh…
anaK” keciL yg menangiis…nisTA yg taK penah terhenti…
apa itu beLum cuKup menyadarkan kita???

apa itu taK jg buat kita berhenti atassgaLa kekhiLafan ini????
bencana Yg meLAnda…maNUsia Yg meronta rOnta…
jeriit ombaK pada pantai….ricUh angiin pada awan…

akaNKAh datang sUAtu penYesaLAn????
ataU hanYa kekhiLafaN Yg terUz datang???
Ku bosan berdiam diri daLAm goa dosa…

Ku penat taK bergeraK daLAm api kesaLAhan…
biLa msH ada kesempataN untUkku…
sUnggUh Ku ingiin seutUhnYA bersiih….
Dari sMUa kOtoran…dari semUa debu yg bertebaran…

adaKah seorang yg baKaL menUntunku??
Hingga aKu taK tersesaT di sudut jaLan….
Hngga cahaYa keabadian datang…
membawaKu keaLam damai…

seruanKu pun terdorong tUk membesarKan namaNYA…
atas kuasaNYA kuterLahiir…daN atas sgaLa kekhiLafaN ku berfikir…
aKu buKan seorang Yg terLaLu taat…pada atUraN yg teLah menggema…

hanYA aKu yg taK pernaH sempurna….
bUkan tentang terpendamnYa sebuaH perasaan Ku bersYaiir….
Tetapi ini smUa karena sgaLa kesaLahan” Yg paTuut tuk direnungKan……

Ketegaran Hati

Ketika ku coba berbicara, tak didengarkan
Ketika ku coba bercerita, tak dipedulikan
Keberadaanku sama sekali tak diperhitungkan

Ku coba menjauh hindari kejamnya kehidupan
Agar diri tetap terjaga dalam kententraman
Dalam keheningan malam yang menguasai

Ku coba merenungkan akan nasibnya diri
Yang tercampakkan dari permukaan bumi
Sesekali nyamuk-nyamuk nakal menemani
Kubiarkan larut bersama kekhusuan hati

Ketika sebagian diri terlelap mengukur hari
Masing-masing jiwa menghadap pada Illahi
Ketika roh bermain-main di alam mimpi
Ketika sebujur badan tergeletak bagai mati
Aku masih tetap tejaga dalam kesendirian sepi

Ku coba masuk bersama jiwa lebih dalam lagi
Menyelami hidup tuk bertemu dengan jati diri
Mencari kekhusuan yang lama tak menemani
Hingga sampai pada batas waktu yang ku cari
Ku adukan semua itu pada illahi Rabbi

Ya, Allah, Ya Rahman, ya Rahim,…Tuhanku
Andai semua orang membenciku,
Aku tak akan menangis, asal Engkau menyayangiku

Walau semua orang menjauhiku
Aku tak akan sedih, asal Engkau mencintaiku
Walau semua orang mengkhianatiku
Aku tetap tak peduli, asal Engkau meridhloiku

Walau semua orang memfitnahku
Aku tetap tegar, asal Engkau berada di pihakku
Walau semua orang menghinaku,
Aku tetap tersenyum, asal Engkau tetap memuliakanku

Bahagia Bersama_mu Sahabat

Saat Diri_ku Bernafaskan Sedih Kau Ada Tuk Memberi Kasih
Ketika Diri_ku Terlenakan Gelap Kau Datang Mebentangkan Sayap
Bersama_mu Akku Mendayung Dalam Lautan Penuh Topan

Akku Dan Kau Selalu Berpayung Pada Ikatan Hati Yang Tersimpan
Saat Hati_ku Tertekan Kau Selalu Ada Tuk Berpesan, Saat kau Terlamun
Akku Dekati_mu Dan Tersenyum

Sahabat.......
Akku kan Selalu Ada Untuk Diri_mu Dan Akku pun Tahu
Kau kan Selalu Ada Untuk Diri_ku

Sahabat.........
Takan Bisa Tersesat Oleh Semua Yang Bersiasat
Sahabat........
Takan Bisa Tergantikan Dan Tak Mudah Tuk Ditafsirkan

Karena Sahabat Terlahir Dari Jiwa Dan Batin
Karena Sahabat Takan Pernah Tercerai.
Karena Sahabat Sejati Itulah Yang Akan Abadi.....

Kesadaran Diri

Akku Terbangun Diwaktu Sunyi
Hangat Selimut Tak Lagi Berarti
Akku Lari Menatap Langit
Akku Berdiri Dihamparan Bumi
Melihat Sepi Senyap Tak Berbising

Dan Meratapi Pertanyaan Diri.
Mengapa akku Terbangun?
Mengapa Sakit_ku Hilang Tertelan Gelap?

Mataku Terbelalak Terkejut Dan Terkesiap
Sukma_ku Gagap Hingga Tak Bergema
Akku Tak Mampu Lagi Tuk Berbaring
Akku Hanya Terduduk Meremas Kepala

Apakah ini Isyarat Jauh Dari Surga?
Ataukah Pertanda Bumi Mulai Bangkit?
Sungguh Indah Rasa_ku ini
Tenang Batin Terbawa Jiwa

Akku Mulai Mengambil Langkah Pasti
Membasuh Diri Dengan Air
Mencari Suci Saat Bertasbih
Dalam Tahajud Akku Menangis..

Sabtu, 25 September 2010

Ibu Oh Ibu

Ibu mithali ibu yang sejati
Kasih sayangmu kasih yang suci
Pengorbananmu disanjung tinggi
Jasamu tetap di sanubari

Ibu oh ibu fitrah ku murni
Kelembutanmu menyentuh hati
Semai kasihmu dalam jiwaku
Kau disayangi kerana menyayangi

Ibu oh ibu hatimu suci
Tulus ikhlasmu mendidik daku
Sanggup bersusah dan menderita
Demi kebahagiaan sekeluarga

Ibu oh ibu kau serikandi
Bakti amalmu tidak terperi
Beramal soleh berperibadi
Mentaati Allah juga suami

Maafkan Akku

Maafkan Akku Sayang,
Tidak terlintas untuk kau Akku sakiti,
Tidak terniat di hati untuk menzalimi,
Tidak terdetik di sanubari untuk menguris hati,
Sekadar akku mengikut perintah Rabbi,
Menjunjung kalam suci sebagai pembenteng diri,
Menyusur sunnah nabi tanda mencintai.

Maafkan Akku Sayang,
Jika kata-kata ku membuatkan kau membenci,
Jika perbuatanku kau termakan hati,
Jika bisikanku kau terasa dibelakangi,
Tapi percayalah akan sahabatmu ini,
Dirimu amat kusayangi,
Dirimu amat diperlukan dalam perjuangan ini,
Dirimu ibarat sumber kekuatan mujahadah nafsi.

Maafkan akku Sayang,
Jika teguranku buat kau berasa bosan,
Jika kalamku, kau terasa ditekan,
Jika bicaraku tak mampu lagi kau layan,
Pintaku tidak banyak wahai sayang,
Jangan ada rindu pada bayangan,
Jangan ada iman yang melayang,
Jangan ada akidah yang hilang.

Sayang mengertilah,
Akku tidak mau kita tewas,
Menjadi mangsa manusia yang buas,
Kerana mereka tidak akan pernah merasa puas,
Hingga kita semuanya bisa ditumpas.

Tatkala mentari menyinari hari,
Akku merintih pada Ilahi,
Agar kita semua bersatu hati,
Menumpaskan si durjana hakiki,
Jangan pernah ada yang jiwa mati,
Biarlah jasad menjadi korban duniawi,
Tetapkan hati memburu cinta ilahi,
Semoga kita bisa ketemu,
Sebagai pasangan penghias syurgawi....

Jumat, 24 September 2010

Letih..Letih..Letih..

Terperangkap dalam kelana tak bertepi.
Menjejakkan kaki pada jalanan tak berujung.
Menantang badai menyibak kabut.
Terus melangkah tanpa arah dan tanpa tujuan.

Kegalauan hati selalu menemani perjalanan.
Sepi dan sendiri tetap kulangkahkan kaki.
Penat dan letih makin menjadi diterpa terik sang mentari.
Tak kutemukan mata air, dahagapun tak terelakkan.

Menyongsong hari demi hari selalu begini.
Terus mencari tempat tuk berteduh tuk rebahkan tubuh penat ini.
Terus kuberjalan sambil kumencari.
Walau kaki ini semakin berat dan langkah ini semakin lunglai.

Kapan perjalanan ini kan berakhir.
Tetap ku lihat jalanan ku masih tak bertepi.
Dimanakah tempatku berhenti.
Terus kucari tapi pandangan ini tertutup kabut.

Memaksa Tuk Akhiri

Menghapus jejak terbias nafsu
Temaram memudar bayangan berlalu
Seolah patah bak dahan kering
Menatap kedepan tak akan berpaling

Memaksa untuk mengakhiri
Dengan keputus asaan melangkah pergi
Tertunduk dan membisu
Lahirkan rasa benci tak ingin berlalu
kembali

Senandung sepi riang bernyanyi
Terusik damai meratap bahagia
Menepis bising keramaian dunia
Menelantar asa menantang abadi

Keringat terus mengalir
Sertai letih tak kunjung berakhir
Menelan dahaga menyantap lapar
Menghalau kemarau idamkan hujan

Menghela pelana menggapai surga
Terbius khayal meraba sang mega
Retak tanah berakhir bencana
Tenggelam dalam laut kemunafikan

Entah...Entah...Entah...

Entah...
Kurasa Janggal Akan Suara_mu.
Arti Mendalam Tersirat Dalam kata kata_mu.
Mungkin kah Engkau Tak Menginginkan Akku.
Atau kau Mau Akku Pergi Dari Hidup_mu.

Entah...
Menyertai_mu Dalam Duka.
Menemani_mu Dalam Suka.
Tak ingin Meraba Perasaan_mu.
Tak Menebak isi Hati_mu.

Entah...
Relung Hati_ku Terus Bertanya.
Kata kata_mu Tak Terungkap.
Tak Terbias Hasrat Mendalam.
Terbelenggu Kejujuran Semu.

Entah...
Raga ini Jauh Entah Dimana.
Hati Tetap Terjaga Tuk Engkau.
Letih Terus Terabaikan.
Menyelam Lautan kasih Tanpa Henti..

Kamis, 23 September 2010

Menggapai Asa

Menggapai Asa Sepenuh Jiwa
Berbekal Tulang,Asa Dan Cinta
Terkadang Hampa,Sesak di Hati
Terkulai Lesu Tangisi Diri

Namun Akku Bangkit Teguhkan Hati
Masihlah Ada Asa Menanti
Walau Menempuh Jalan Mendaki
Akan Akku Coba Langkahkan kaki

Sampai Akku Jatuh Terdera Batu
Raga_ku kaku Hati Membeku
Seolah Tak Kuasa Untuk Melaju
Terduduk Ragu Menangis Pilu

Akku Coba Lagi Kumpulkan Asa
Tabahkan Hati Cairkan Luka
Terus Melangkah Terus Mendaki
Menggapai Asa Sampai Akku Mati.

Diam Dan Bersyukur

Langkah kakiku terayun
Berhias senyum
Bersama indahnya pagi
Mencoba mengejar mentari

Perlahan menelusuri makna hidup yang sejati
Mencari arti perjalanan ini
Bersatu dengan hati
Mencari jawaban yang pasti

Terhenti langkahku
Sekejap hilang senyumku
Sekejap meritih hatiku
Terlihat jelas pengemis di depanku

Ku terdiam….ku terpaku……
Terhanyut dalam perasanku
Seakan pilu bersamaku
Bilamana ia aku…..

“Air mataku membeku bersama salju”
“Remuk tulangku bersama itu”
“Bergelut waktu,beginilah aku”
“Tak tertahan irama perutku”
“Mengharap kasih sekelilingku”
“Tuk hidup dari sebagian hidupku”

Yaa Robbi beri baginya kelimpahan rezki
Tak terhingga arti dari persinggahan ini
Membuka hati nurani
Mencoba mengerti
Ku bersyukur atas segala nikmat yang Kau beri Yaa Robbi

Rabu, 22 September 2010

Rintihan Hati

kala Sepi Menyayat Hati Kelelahan Jiwa Menemani
Tertatih_Tatih Langkahkan Kaki Pijak Jalan kehidupan Penuh Duri
Raih Mimpi Tak Bertepi Gapai Cinta Tak Pernah Bermakna

Senandungkan Kidung Asmara Urai Dalam Bait_Bait Derita
Debur Ombak Kehidupan Hantam Karang Keteguhan Hati
Mencoba Tegarkan Jiwa Dari Cerita Cinta Penuh Luka

Akku Akui Begitu Banyak Cinta Yang Datang Dan Pergi
Tapi Tak Satupun Cinta Yang Mampu Menyemaikan Segala Rasa Dikalbu
Yang Telah Gersang Dan Mengering

Walau Bibir Selalu Tersenyum Tapi Hati Menangis Pilu
Dihimpit Dilema Yang Membelenggu

Jangan Cintai………
Karena Tak Pantas Untuk Dicintai
Jangan Sayangi……..
karena Tak Pantas Untuk Disayayangi
Jangan Berharap……..
karena Tak Pantas Untuk Diharap

Biarlah Semua Berjalan Mengikuti Alur Roda Kehidupan
Biarlah Semua Berlalu Mengikuti Kehendak Yang MAHA TAHU...!!!!

Waktu_ku Didalam_ku

Akku Menulis Sekarang
karena Akku tahu Tak Lama Akan Sia_Sia
Akku Berpikir Sekarang
karena Akku Mempunyai Banyak Waktu Setelah Waktu_ku

Hanya saja Otakku Kosong
Tak Ada Yang Berteriak…
Tak Ada Yang Berbisik…
Bahkan Tidak Ada Desahan Nafas
Apakah Waktu_ku Enggan Disisi_ku?

Pertanyaan_ku Tidak Masuk Akal
karena Akku Tahu Waktu_ku Hanya Milik_ku
Tapi, Akku Tidak Tahu Bahwa Dianya Telah Berubah
Menekan Kunci Kekurangan_ku
Dan Membelai Lembut Tubuh_ku Dengan Taring Racun

Akku Tidak Berusaha Untuk Mencari Kehidupan
Karenanya Sudah Menjadi Sesuatu Yang Berkabut
Tidak Ada Rasa, Tidak Merasa
Terbang Dengan Kelemahan Yang Dipaparkan
Dan Hilang Seperti Air Yang Diminum

Inilah Waktu Setelah Waktu_ku
Waktu Yang Nyata,Waktu Yang Sesungguhnya
Dan…Persiapan_ku Tidaklah Berguna
Harapan_ku tidaklah Terduga
Karena Akku Meninggalkan Keinginan_ku Pada Akhir Waktu Permainan_ku
Membiarkannya Tanpa Seseorang
Jatuh Pada Karpet Putih Dengan Suara Menyayat Hati
Dengan Genggaman Tangan Disekelilingnya,
Dan Garis Perpisahan Yang Tak Dapat Diucapkan

Akku Meninggalkannya.
Sekarang…Akku Duduk Menatapnya Dari Jauh
Dan Menunggu Seseorang Seperti_ku Mengambilnya Kembali...!!!!

Tersungkur Sujud Dalam Sajadah BUMI_MU

Hari Yang Cerah Ketika Burung_Burung Meliuk Diangkasa
Bersembunyi Diawan_awan Putih Pada Pelataran Birunya Langit
Bak Bersautan Dengan Tengadahnya Tangan_ku Menjulang Tinggi

Alunan Dzikirku Melebihi Riuhnya Nyanyian Mega
Dalam Rasa Dalam Jiwa Qalbu_ku Melebihi Dalamnya Samudera
Tetesdarah Rindu Bolak Balik Dalam Bongkahan Hati
Semakin Jernih Sampai Dijantung Tubuh Dan,
Duduk Terdiam Dalam Nadi Qalbu_ku.

Helahan Nafas Silih Berganti Berirama Mengeringi Nyanyian Dzikir
Semakin Jauh Masuk Dalam Qalbujiwa_ku Akhirnya Sampai Pada Ruh Qalbu_ku.
Semakin Dalam Semakin Jernih Darah Rinduku, Dan…
Semakin Tenang Bermukim Rindu_ku Pada_Mu.

Yaaa Rabbi,,...
Kadang Kaki_ku Sudah Mulai Gontai Dilangkahkan,
Kadang Nafas_ku Mulai Sesak,Itu Tubuh Milik_Mu.

Tapi Raab,,...
Kaki Jantung_ku Semakin Tegap Melangkah
Nafas Qalbu Jiwa_ku Semakin Teratur
Mengiringi Tetes Darah Rindu Menuju Arsy_Mu

Ohh, Melayangkan Jauh Melebihi Burung_Burung itu
Bersautanlah Rindu Cinta Dalam Ruh Qalbu Jiwa_ku
Keharibaan_Mu Melebih Sautan Mega Dalam Pelataran Langit Biru.

Akku Tertegun Dalam Aliran Nada Dzikir,
Tersungkur Sujud Dalam Sajadah Bumi_Mu.
Berlipat Tangan Dalam Dekapan Rindu,

Tersenyum Dalam Lambaian Wajah_Mu Dihati_ku
Satu kata,…. Satu kalimah,….. Satu Rasa…..
Yang Mengantarkan Melayang Jiwa_ku,Rindu_ku Pada_Mu
"Laa Ilaaha Illa Allah"..........___//\\___......

Akku Menangis Untuk Kebahagiaan_mu

Kenapa kepuraan_mu Begitu Berbisa??
Kini Diri_ku Terjebak Dalam Setiap Angan_ku…

Menanti Dan Terus Menanti Kesetiaan_mu
Meneteskan Butiran Kecewa Dalam Penantianku...
Kenapa kau Hadirkan Sebuah Syair Cinta Untuk_ku??

Tapi kau Hanya Menaburkannya Dalam Badai Penghianatan_mu…
Memulai Semua Dengan kata_kata Manis Yang Pahit Dalam Kesendirian_ku..

Akku Menangis Untuk Kebahagiaan_mu…
Semoga kau Bahagia Setelah Meluluhkan Semua Kebahagiaan_ku
Semoga Penyesalan_mu Tak Pernah Datang Untuk_ku…
Selamat Tinggal Sisa_Sisa Harapan_ku Yang Hampa..
Terbanglah Engkau Melemparkan Penderitaan_ku Yang Tak Berujung….!!!

Akku Tak Tau

Disaat kau Ada
Akku Merasa Tak Membutuhkan_mu
Tapi Disaat kau Menghilang
kenapa Akku Merasa ingin Mencari_mu

Disaat kau Dekat
Akku Merasa Tak ingin Bersama_mu
Tapi Disaat kau Dengan Yang Lainnya
kenapa Akku Merasa Sakit Melihatnya

Akku Tak kuasa Menafsirkan Rasa Jiwa
ketakutan_ku Terlalu Dalam Untuk Menetapkannya
Tapi Hati ingin Selalu Menemukan_mu
Memastikan Tentang keadaan_mu
Rindupun Menjadi Duri di Jiwa
Membuat Wajah_ku Basah Dengan Air Mata
Hati Gelisah Dengan Berbagai Tanya
ingin Kusampaikan Namun Bibir Tak Mampu Untuk Berkata

Dengarkanlah Bisik Hati_ku
Rasakanlah Dengan Setulus Jiwa_mu
Bacalah Setiap Sorot Mata_ku Saat Menatap_mu
Setiap Tingkah Laku_ku Aaat Bersama_mu....!!!!!!

Dalam Kegelapan Malam

Dalam kegelapan malam..
Kumendengar gemericik air yang menenangkan jiwa
Membentuk sebuah simponi alam dalam kegelapan
Seperti memainkan lagu sendu
Diantara kekosongan hatiku

Dalam kegelapan malam ..
Kurindukan mentari dengan cahayanya yang sombong
Merasuk masuk kedalam jendela kaca
Mengirimkan sinyalnya akan datangnya pagi
Menghentikan alur dari mimpi indah tentangmu

Dalam kegelapan malam..
Kumainkan jemariku pada sebuah gitar tua
Diiringi angin yang bersiul diantara hamparan rumput kering
Bersama nyanyian jangkrik yang begitu sempurna
Lalu dari situ kubuat sebuah bait lagu indah tentangmu

Dalam kegelapan malam..
Kumenatap ribuan bintang
Dengan sinarnya yang begitu indah
Yang menari diantara cahaya bulan separuh purnama
Membuatku teringat akan senyumanmu
Yang terus membayangi di alam sadarku

Didalam kegelapan malam..
Kutermangu dibuai mimpi
Mimpi akan datangnya seorang bidadari
Lalu menyapaku dengan senyumannya yang suci
Dan membawaku terbang jauh ke dasar hati
Membebaskan diriku dari segala rasa sepi

Selasa, 21 September 2010

Tentang_mU

Kau Membuat_ku Luluh Dengan Semua Yang Ada Pada Diri_mu…
Kau Membuat_ku Tersenyum Ketika Akku Melihat kau
Tersenyum Meski itu Bukan untuk_ku…

Kau Membuat_ku Terkagum Ketika Kau  Menunjukkan Kelebihan_mu..
Kau Membuat_ku Akan Selalu Mencintai_mu Ketika Kau Bisa
Menjaga Diri_mu Sendiri Dengan Baik…

Kau Membuat_ku Akan Tetap Menjadi Diri_ku Sendiri Ketika
kau Mulai Mengerti Apa Yang Akku Mau…
Kau Membuat_ku Khawatir Ketika Kau Harus Pulang Sendirian
di Gelapnya Malam…

Dan Akku Menangis Karena, Aku Tak
Bisa Ada Disamping_mu Untuk Menjaga_mu Dari Semua Yang
Ada di Kegelapan Malam…

Kau Membuat_ku Gugup Ketika Kau Berada Disebelah_ku…
Kau Membuat_ku Ingin Tersenyum Ketika Kau Berjalan
Berlawanan Arah Lalu, Menatap Mata_ku…

Kau Membuat_ku Malu Ketika Akku Tak Bisa Berucap Sepatah
Katapun Untuk_mu…

Kau Membuat Hati_ku Terpukul Ketika Kau Terdiam Tanpa
Sedikit Berucap Karena, Suatu Hal…

Kau Membuat_ku Tak Akan Pernah Menyesal Akan Semua
Yang Telah Terjadi Ketika, Kau Menunjukkan
Jiwa Muslimah_mu Yang Penuh Dengan Teka_Teki Tersembunyi…

Kau Membuat Hati_ku Yang Mati, Menjadi Hidup Ketika kau
Memberikan_ku Semangat…

Kau Membuat_ku Bingung Ketika Kau Menyembunyikan
Sesuatu Yang Tak Boleh Akku Tahu…

Kau Membuat_ku Terlalu Mencintai_mu…
Hingga Akku Sering Melamuni Semua Tentang_mu…

Kau Membuat_ku Semakin Mengerti Kenapa Akku Bisa Jatuh Cinta Kepada_mu..
Kau Membuat_ku Semakin Paham Tentang Bagaimana Akku Harus Bertindak…

Kau Membuat_ku Semakin Menyayangi_mu Ketika Akku
Mendengar Komentar Dari Orang Yang Sebenarnya
Akku Tahu Kau Tidak Seperti itu…

Aku Tahu, Akku Tak-kan Selalu Bisa Untuk Ada di Samping_mu…
Namun, Akku Akan Berusaha Tuk Bisa Menjaga_mu Meski itu
Hanya Dari kejauhan…

Aku Tahu, Akku Hanyalah Manusia Yang Selalu Diam Dan Diam…
Namun, Akku Akan Bertindak Ketika Akku Harus Bertindak…
Akku Tahu, Akku Terlalu Lemah Untuk_mu…

Namun, Akku Akan Menunjukkan Seberapa Tangguhnya
Diri_ku Disaat Waktu Mulai Membuat Hati_ku Terpaksa
Menunjukkan Ketangguhan_ku…

Jutaan kata Tentang_mu Tersusun Rapi di Hati_ku…
Kan Kurawat Kata_Kata itu Agar Tidak Ternodai Dengan Apapun…

Terkadang Kata_Kata Yang Telah Kurangkai Untuk Diri_ku Sendiri…
Tidak Bisa Kupertanggung Jawabkan Dengan Baik…
Hingga Akku Harus Memperbaiki Kata_Kata itu…

Namun,Disaat Kau Memberi_ku Semangat Untuk Bisa Memperbaikinya...
Kata_Kata itu Menjadi Sesuatu Yang Lebih Berharga…
Dan Akku Merasa Semakin Sanggup Tuk Mempertanggung Jawabkannya…

Kau Adalah Satu_Satunya Bunga Yang Bisa Menghiasi
Hidup_ku Dengan Indahnya Warna_mu...
Kau kan Selalu Membuat_ku Terkagum Hingga Akhir
Hidup_ku...!!! 07071987

Jumat, 17 September 2010

Cinta_ku

Saat Pertama kali Akku Melihat_mu
Akku Merasakan Hadirnya Aura cinta
Akku Tak Tau Apa Yang Sebenarnya Terjadi
Akku Bagaikan Orang Yang Tak Berdaya

Saat ini Yang Akku Rasa
Akku Sangat Bahagia Karma Biasa Mengenalnya
Ingin Rasanya Akku Memeluk_mu
Tapi Akku Sadar, itu Tak Mungkin Terjadi

Karna Apa????
Karna Engkau Sudah Milik Orang Lain

Entah Apa Yang Ada di Hati ini
Hati ini Menginginkan Engkau Selalu Ada Buat_ku
Selalu Ada di Samping_ku
Saat Akku Menangis
Engkaulah Yang Selalu Mengingatkan_ku
Untuk Selalu Sabar Dan Tegar

Akku Tau, Cinta Tak Harus Memiliki
Karna Dengan Mengenal_mu
Bagi_ku Sudah Cukup
Kan Akku Bawa Kau Bersama Cinta_ku
Walaupun Dirimu Jauh Dari_ku

Inikah Cinta???

Akku Tak Mengerti Tentang Perasaan_ku

Setiap_ku Melihat_mu, Hati_ku Begitu Damai

Rasa Tak ingin Akku Lewati, Walau Sedikit pun

Apakah Rasa ini Akan Selalu Ada, Tetapi Akku Takut
 

Jika Perasaan Akku Tak Terbalas, Mungkinkah Perasaan Akku
 

Akan di Balas Dengan Senyuman, Akkupun Tak Tahu

Mungkin Hanya waktu Yang Bisa Menjawabnya..

Minggu, 05 September 2010

Ketika Akku Merindukan_mu

Ketika Akku Merindukan_mu…
Kutuliskan Semua Rasa Yang Ada
Kucoba Rangkai Menjadi Bait-Bait Puisi Indah
Seadanya Rasa ini, Sedalamnya Hati_ku

Ketika Akku Merindukan_mu…
Tak Terasa Tetes Airmata Jatuh Di Pipi_ku
Dikala Tak Sedikitpun Dapat Kutemui Ada_mu
Lirih Pun Tak Kudengar Suara Manis_mu

Ketika Akku Merindukan_mu…
Akku Ingin Waktu Berputar Ke Masa Lalu
Saat Dimana Akku Ada Disamping_mu
Ketika Dirimu Belum Pergi Dari Kehidupan_ku

Ketika Akku Merindukan_mu…
Langit Yang Biru Pun Terasa Kelabu
Panas Mentari Tak Mampu Hangatkan Jiwa_ku
Tak Ada Rasa indah Dalam Kehidupan_ku

Ketika Akku Merindukan_mu…
Berjuta Angan Inginkan Kembali Kehadiran_mu
Walau Harus Berjalan Jauh Menjemput_mu
Kurela Demi Bahagianya Hati_ku

Ketika Akku Merindukan_mu…
Semua Langkah Tanpa_mu Terasa Kaku
Tak Ada Tawa Terlahir Serenyah Bersama_mu
Hidup Sepenuhnya Terasa Pilu

Ketika Akku Merindukan_mu…
Ingin Rasanya Aku Menuruti Semua Ego_ku
Raih Bahagia_ku, Mungkin Acuhkan Bahagia_mu
Syukur_ku, Ketika Merindukan_mu Tak ku Lakukan itu

Ketika Akku Merindukan_mu…
Kutatap Langit, Kulihat Engkau Menatap_ku
Kutatap Air, Kuingat Kenangan Bersama_mu
Kutatap Hidup_ku,Begitu Kosong Tanpa_mu

Ketika Akku Merindukan_mu…
Akku Bersedih Kala Teringat Dia Disamping_mu
Begitu ingin Kuhapuskan Kerinduan ini
Namun Hati Masih ingin Mengharapkan Kembali_mu

Ketika Akku Merindukan_mu…
Berjuta Tanya Menyeruak Dipikiran_ku
Adakah Juga kau Rasakan kerinduan Pada_ku
Tak Terbersitkah keinginan Bertemu Lagi Dengan_ku

Ketika Akku Merindukan_mu…
Tak Sedikitpun Kusesali Pertemuan Awal itu
Tak Ada Hasrat Untuk Memisahkan_mu
Tak Ada Rasa ingin Membelenggu Jiwa_mu

Ketika Akku Merindukan_mu…
Ratusan Malam kuhabiskan Menunggu
Banyak Mimpi kutabur di Taman Hati_ku
Berharap Esok kau Berdiri di Depan Pintu Hati_ku

Ketika Akku Merindukan_mu…
Terkadang Datang Ragu,Coba Tepiskan Indah_mu
Terkadang kupeluk Bayang_mu Yang Semu
Kutatap foto_mu,Berharap Engkau Melihat_ku

Ketika Akku Merindukan_mu…
Berjuta Penyesalan Hadir Atas Semua Khilaf_ku
Berandai Dapat Kuperbaiki Masa Lalu
Seandainya Dapat, kutata Ulang Kehidupan_ku

Ketika Akku Merindukan_mu…
Terselip Tanya “Adakah kau Menyesal Mengenal_ku ?”
Terselip Tanya “Tak Bisakah kau Miliki Saja Diri_ku ?”
Terselip Tanya “Begitu Mudahkah Hapuskan Diri_ku Dari kehidupan_mu ?”

Ketika Akku Merindukan_mu…
Setengahnya kumerasa Malu, karna Mungkin Hanya Akku
Di Samping_mu Bukan Diri_ku, Mungkinkah Dipikir_mu Ada Diri_ku
Hingga Dihati_mu, Masih Bisa Merindukan Sosok Lemah_ku

Ketika Akku Merindukan_mu…
Hanya Ungkapan Rasa ini Yang Kumampu
Meski Takkan Pernah Dapat Menjadi Obat Bagi_ku
Sedikitnya Melepaskan Sedikit Rasa Dari Hati_ku

Ketika Akku Merindukan_mu…
Kurelakan Semua Rasa Sayang ini Menunggu
Kubiarkan Diri ini Mengenang Memori Masa Lalu
Kuyakinkan Hati_ku Jangan Memilih Tuk Ragu

Ketika Akku Merindukan_mu…
Harapan Tumbuh, Serasa Akku Mampu Sendiri Dulu
Kubiarkan Hati Putih Tanpa Debu Cinta Yang Lain
Mencoba Buktikan Betapa Setianya Diri_ku

Ketika Akku Merindukan_mu…
Kuberikan Semua Rasa Sayang Yang Tulus Untuk_mu
Kuhapus Ingatan Tentang Ketaksempurnaan_mu
Kuyakinkah Hati Sesungguhnya Kita Adalah Satu

Ketika Akku Merindukan_mu…
Kusadari Betapa Lemahnya Diri_ku Tanpa_mu
Kuteringat Betapa Kasarnya Diri_ku Dulu
Betapa ingin Memohon Diri_mu Kembali Pada_ku

Ketika Akku Merindukan_mu…
Kucoba Merangkai Semua Imaji Bahwa Kau Pun Merindu
Kucoba Bermimpi Kau Pun Memimpikan Keberadaan_ku
Kucoba Menunggu, Buktikan Takdir Dan Ingin_ku

Ketika Akku Merindukan_mu…
Tak Kuasa Logika Atas Semua Rasa Dalam Hati_ku
Tak Kuasa Raga Atas Keberadaan Jiwa Lemah_ku
Tulus Mencintai_mu, Dari Ketidaksempurnaan_mu

Ketika Akku Merindukan_mu…
Kupintakan Dirimu Sehat S’lalu Hingga Batas Waktu
Berkhayal Kelak Dapat Kulihat Kembali Sosok Indah_mu
Dan Kudengar Lagi…Suara Manja Dan Manis_mu

Ketika Akku Merindukan_mu…
Kuterpaku Dengan Kata-Kata Cinta Dan Setia
Tulus Dan Tanpa Harus Dirasa Oleh Berdua
Hingga Sering Membuat_ku Menjadi Rapuh

Ketika Akku Merindukan_mu…
Menjadi Seperti inilah Diri_ku
Terlihat Jelas Seluruh isi Hati Dan Pikiran_ku

Hanya Karena Akku Merindukan_mu…
Kurasakan Putih Dan Tulusnya Cinta
Indahnya Memberi, Teguhnya Rasa
Bagaimana Hati Mencoba Setia

Ketika Akku Merindukan_mu…
Rindu Hanyalah Satu-Satunya Kata di Hati_ku....!!!!!

Kamis, 02 September 2010

Diri_mu Dalam Hati_ku

Bagi_ku Diri_mu Adalah Yang Terhebat Dalam Hidup_ku
Bagi_ku Diri_mu Adalah Yang Teristimewa Yang Pernah Akku Miliki
Karena Hanya Diri_mu Yang Bisa Membuat Warna Dalam Keseharian_ku
Hari_Hariku Terasa Mencekam Tanpa Kehadiran_mu
Akku Jadikan Dirimu Sebagai Hembusan Nafas_ku
Jadi Tanpa Diri_mu Akku Merasa Nafas_ku Terhenti Seketika
Akku Jalani Percintaan Dalam Hati,Jauh Dilubuk Hati_ku Bukan Dalam Pikiran Atau Ingatan Semata
Jadi Ketika Akku Ataupun Diri_mu Melakukan Kesalahan,Dengan Hati Pula Segalanya Diselesaikan....!!!!

Dengar Akku Dengan Hati_mu

Suara_ku Memang Pelan,,Tapi Tidak Lirih.. 
Suara_ku Perlahan Tak Begitu Dapat Didengar,.  
Masuk ke Relung Hati_mu,Memantul di Sudut Sudutnya,
Menggema di Rongga Rongga yG Ada,  
Ada Getaran Halus Disana Sudah Cukup Bagi_ku'.
Dengar Akku Dengan Hatimu,.
Hanya Dengan itu Kau Dapat Tahu Apa yG ingin Akku katakan,.
Sangat ingin Akku Sampaikan.Ada Banyak Batu Batu, 
Juga Patung Patung yG Menatap Dan Menggapai Pada_ku, tapi membisu. 
Tidak Cukup Peka Untuk Menangkap Getar Getar Lembut ini, 
Akku Mendengar Ada Detak Jantung,. 
Akku Merasakan Nadi Nadi yG Bergetar.
Tapi Akku Tak Berani Menyentuh Panasnya Darah yG Mengalir di Raga itu, 

Walau Jiwa ini Kedinginan Memebeku di Relung Relung Malam, 
Kesepian Memeluk Lutut di Pinggiran yG Gelap. 
Akku Menunggu Suara_mu Memanggil_ku  
Ada Alasan Akku Untuk Beringsut Melangkah 
Mencari Dimana Suara_mu 
Menjemputmu Meninggalkan Gelap ini.
Ada Fajar Esok, Tapi Juga Ada Malam Lagi 
Akku Tak Mau.... Lagi Lagi Seperti ini....!!!

Pasangan Jiwa

Sentuhan itu……..!
Tunjuk Dengan Satu Jari_mu ….
Tunjukan kepada_ku..Dimana kapan Dan Bagaimana itu….
Akku Tak Tahu…Hanya kau Yang Tahu..Hanya kau Yang kuingin Memberitahu_ku.
Lembutnya Kapas Banyak Yang Tahu

Hangatnya Mentari,...Harga Dingin Gelap Sepanjang Malam
ketulusan itu Milik Runtuhnya Bibir Sungai Yang Menjaga Aliran ,
Kesetian Yang Nyaman Tekuk Lutut_ku di kaki Tatapan Teduh_mu.
Akku Runtuh Pada Aliran Sungai Yang Tak Membatu
Akku Bersimpuh Pada Altar Yang Tak Bertuhan
Menyebut Nama_mu Pada Panggilan Pencipta Yang Menagih Kodrat_ku Untuk Bersama di Persinggahan ini Bersama kaumu.
Akku Berlutut di Depan_mu, Menyatakan Pada Tuhan Maha Besar_NYA Ciptakan Anugrah Pada_ku Mengadirkan_mu
Kelembutan_mu Menjaga Akku di Sisi Sisi Suci
Akku di Sisi Menjaga Kelembutan itu, Utuh Hanya Untuk_mu...?1171 25+11+1

Rabu, 01 September 2010

I Love You

Begitu Bahagianya Jika Diri_ku Dapat Merasakan Cinta_mu
Rasa Yang Begitu Hangat Yang Dapat Menyejukkan Hati ini
Hari_Hari_ku Yang Ditemani Oleh Cinta_mu Begitu indah
Di Manapun Akku Melangkah Hati_ku Selalu Mengingat Diri_mu
Cinta_mu Adalah Semangat Bagi_ku
Kasih Sayang_mu Adalah Penerang jiwa_ku
Takkan Mungkin Akku Dapat Pergi Dari_mu
Dan Takkan Mungkin Akku Dapat Berpaling Dari Diri_mu.Cinta_mu Yang Paling Berarti
Kerinduan_ku Kepada_mu Membuat_ku Semakin Takut Untuk Kehilangan Diri_mu
Akku ingin Selalu Didakat_mu,Dan Akku ingin Selalu Ada di Hati_mu
Tak ingin ku Jauh Dari_mu
Tak Mampu Hati ini Untuk Melepas_mu
Jangan Pernah Pergi Dari Hati ini
Karena Akku Begitu Mencintai Dan Menyayangi_mu
I Love U ?1171 25+11+1

Tanah Surga

Akku Membusuk Menunggu Penantian Dihapus Masa
Akku Tak Tahu Menunggu Kau Tiba
Kini Depan Mata Umat Mengaung
Melepas Air Mata Terkunci Menyambut Datang_mu
Menuju Tanah Surga Kemenangan Genggam Mata
Impian Benak Terbelenggu,kini Lepas kotor Dosa Menghilang
Tanah Surga Penyejuk Menghirup Lendir Dosa
Tanah Impian Umat.....!!!

Pahatan Hidup

Akku Ukir Wajah Impian di Mega Harapan
Semua Seisi Dunia Tak Mengetahui Apa Yang Terasa
Hanya Dialah Satu_Satunya Yang Mengarah ke Cahaya Lentera
Akku Ukir Lagi Tubuhnya Merangkai Sekuntum Pusaka Yang Tak Ternilai
Menjadikan Intan Yang Selalu Terpancar Tajam Menusuk Mata Hatinya
Akku Temukan Sebongkah Bebatuan Hidup Yang Tertimbun Oleh Rerumputan Yang Membusuk
Kini, Akku Ukir Dengan Pengharapan Keindahan Menjadikan Sebuah Sosok Yang Teragungkan
Dengan Pahatan Hidup_ku Tuk Menemukan Kesempurnaan.....!!!

Zikir Rindu

Telah Dibacakan Zikir Ruh Cinta Berlayar Menuju Tepian,

Membungkus Diri Dengan Khayal Di Ujung Langkah Para Pelayat..

Angin Menampar Puak Nisan Membenamkan Tetesan Air Mata,

Nadi Asmara Kini Tercerabut Menyemburkan Darah Sejagat Perih..

Menulis Lembaran Perjalanan Dengan Kalimat Perih..Kata_Kata Akku Racik,

Namun Tiada Tahu Di Huruf Mana Engkau Bersembunyi...!!!!!

Hati yang Berembun

Sedetik Menatap_mu kali Pertama
Sebetik pun Rasa Tak ingin Menyapa
Kebencian pun Dendam Merajam pun Menjilam
Kubakar kau Mau_ku Dengan kobar Menggebu
ingin_ku Jilat Hangus Tubuh_mu Degan Puncak Api Amarah_ku
Hingga Tersisa Sebatas Abu,,Namun Akku Tak Mampu.Batu.
Kau Begitu Sejuk, Menekuk kobaran Hati Terbius Takluk
karena Kau Berbutir Bening Embun Dan Dedaun Hati_ku Hijau Rimbun....!!!

Sebuah Harapan

Di Antara Dua Cahaya
Akku Berdiri Sendiri
Dan Menatap Langit
Ku Ucapkan
Selamat Datang  Rembulan
Selamat Tinggal Sang Surya
Kurangkai Bunga Kututurkan Kata
Salam Kenangan Dari_ku
Hari Yang Berlalu
Malam Yang Berganti
Namun Akku Menantikan Diri_mu
Untuk Selama_Lamanya....!!!

Appakah Kau Tahu

Apakah kau Tahu Setiap Hari Akku Merindukan_mu ?
Apakah kau Tahu Akku Sangat Mencintai Diri_mu ?
Apakah kau Tahu Perasaan_ku ?
Apakah kau Tahu Semua itu ?
Hanya Diri_mu Yang Selalu Berada di Hati_ku
Tapi Mengapa kau Lakukan ini Pada_ku ?
Apakah itu Sosok Diri_mu Yang Sebenarnya ?
Tetapi Entah Kenapa Akku Tidak Bisa Membenci_mu ?
Pernah Akku Mencoba Untuk Melupakan Diri_mu
Tapi Ternyata Diri_ku Tak Sanggup Untuk Melupakan_mu
Karena Akku Tahu Pasti Hanya Diri_mu Yang Akku Cinta....!!!!!