PUISI_KU SEMUA TERINSPIRASI OLEH_MU

Minggu, 05 September 2010

Ketika Akku Merindukan_mu

Ketika Akku Merindukan_mu…
Kutuliskan Semua Rasa Yang Ada
Kucoba Rangkai Menjadi Bait-Bait Puisi Indah
Seadanya Rasa ini, Sedalamnya Hati_ku

Ketika Akku Merindukan_mu…
Tak Terasa Tetes Airmata Jatuh Di Pipi_ku
Dikala Tak Sedikitpun Dapat Kutemui Ada_mu
Lirih Pun Tak Kudengar Suara Manis_mu

Ketika Akku Merindukan_mu…
Akku Ingin Waktu Berputar Ke Masa Lalu
Saat Dimana Akku Ada Disamping_mu
Ketika Dirimu Belum Pergi Dari Kehidupan_ku

Ketika Akku Merindukan_mu…
Langit Yang Biru Pun Terasa Kelabu
Panas Mentari Tak Mampu Hangatkan Jiwa_ku
Tak Ada Rasa indah Dalam Kehidupan_ku

Ketika Akku Merindukan_mu…
Berjuta Angan Inginkan Kembali Kehadiran_mu
Walau Harus Berjalan Jauh Menjemput_mu
Kurela Demi Bahagianya Hati_ku

Ketika Akku Merindukan_mu…
Semua Langkah Tanpa_mu Terasa Kaku
Tak Ada Tawa Terlahir Serenyah Bersama_mu
Hidup Sepenuhnya Terasa Pilu

Ketika Akku Merindukan_mu…
Ingin Rasanya Aku Menuruti Semua Ego_ku
Raih Bahagia_ku, Mungkin Acuhkan Bahagia_mu
Syukur_ku, Ketika Merindukan_mu Tak ku Lakukan itu

Ketika Akku Merindukan_mu…
Kutatap Langit, Kulihat Engkau Menatap_ku
Kutatap Air, Kuingat Kenangan Bersama_mu
Kutatap Hidup_ku,Begitu Kosong Tanpa_mu

Ketika Akku Merindukan_mu…
Akku Bersedih Kala Teringat Dia Disamping_mu
Begitu ingin Kuhapuskan Kerinduan ini
Namun Hati Masih ingin Mengharapkan Kembali_mu

Ketika Akku Merindukan_mu…
Berjuta Tanya Menyeruak Dipikiran_ku
Adakah Juga kau Rasakan kerinduan Pada_ku
Tak Terbersitkah keinginan Bertemu Lagi Dengan_ku

Ketika Akku Merindukan_mu…
Tak Sedikitpun Kusesali Pertemuan Awal itu
Tak Ada Hasrat Untuk Memisahkan_mu
Tak Ada Rasa ingin Membelenggu Jiwa_mu

Ketika Akku Merindukan_mu…
Ratusan Malam kuhabiskan Menunggu
Banyak Mimpi kutabur di Taman Hati_ku
Berharap Esok kau Berdiri di Depan Pintu Hati_ku

Ketika Akku Merindukan_mu…
Terkadang Datang Ragu,Coba Tepiskan Indah_mu
Terkadang kupeluk Bayang_mu Yang Semu
Kutatap foto_mu,Berharap Engkau Melihat_ku

Ketika Akku Merindukan_mu…
Berjuta Penyesalan Hadir Atas Semua Khilaf_ku
Berandai Dapat Kuperbaiki Masa Lalu
Seandainya Dapat, kutata Ulang Kehidupan_ku

Ketika Akku Merindukan_mu…
Terselip Tanya “Adakah kau Menyesal Mengenal_ku ?”
Terselip Tanya “Tak Bisakah kau Miliki Saja Diri_ku ?”
Terselip Tanya “Begitu Mudahkah Hapuskan Diri_ku Dari kehidupan_mu ?”

Ketika Akku Merindukan_mu…
Setengahnya kumerasa Malu, karna Mungkin Hanya Akku
Di Samping_mu Bukan Diri_ku, Mungkinkah Dipikir_mu Ada Diri_ku
Hingga Dihati_mu, Masih Bisa Merindukan Sosok Lemah_ku

Ketika Akku Merindukan_mu…
Hanya Ungkapan Rasa ini Yang Kumampu
Meski Takkan Pernah Dapat Menjadi Obat Bagi_ku
Sedikitnya Melepaskan Sedikit Rasa Dari Hati_ku

Ketika Akku Merindukan_mu…
Kurelakan Semua Rasa Sayang ini Menunggu
Kubiarkan Diri ini Mengenang Memori Masa Lalu
Kuyakinkan Hati_ku Jangan Memilih Tuk Ragu

Ketika Akku Merindukan_mu…
Harapan Tumbuh, Serasa Akku Mampu Sendiri Dulu
Kubiarkan Hati Putih Tanpa Debu Cinta Yang Lain
Mencoba Buktikan Betapa Setianya Diri_ku

Ketika Akku Merindukan_mu…
Kuberikan Semua Rasa Sayang Yang Tulus Untuk_mu
Kuhapus Ingatan Tentang Ketaksempurnaan_mu
Kuyakinkah Hati Sesungguhnya Kita Adalah Satu

Ketika Akku Merindukan_mu…
Kusadari Betapa Lemahnya Diri_ku Tanpa_mu
Kuteringat Betapa Kasarnya Diri_ku Dulu
Betapa ingin Memohon Diri_mu Kembali Pada_ku

Ketika Akku Merindukan_mu…
Kucoba Merangkai Semua Imaji Bahwa Kau Pun Merindu
Kucoba Bermimpi Kau Pun Memimpikan Keberadaan_ku
Kucoba Menunggu, Buktikan Takdir Dan Ingin_ku

Ketika Akku Merindukan_mu…
Tak Kuasa Logika Atas Semua Rasa Dalam Hati_ku
Tak Kuasa Raga Atas Keberadaan Jiwa Lemah_ku
Tulus Mencintai_mu, Dari Ketidaksempurnaan_mu

Ketika Akku Merindukan_mu…
Kupintakan Dirimu Sehat S’lalu Hingga Batas Waktu
Berkhayal Kelak Dapat Kulihat Kembali Sosok Indah_mu
Dan Kudengar Lagi…Suara Manja Dan Manis_mu

Ketika Akku Merindukan_mu…
Kuterpaku Dengan Kata-Kata Cinta Dan Setia
Tulus Dan Tanpa Harus Dirasa Oleh Berdua
Hingga Sering Membuat_ku Menjadi Rapuh

Ketika Akku Merindukan_mu…
Menjadi Seperti inilah Diri_ku
Terlihat Jelas Seluruh isi Hati Dan Pikiran_ku

Hanya Karena Akku Merindukan_mu…
Kurasakan Putih Dan Tulusnya Cinta
Indahnya Memberi, Teguhnya Rasa
Bagaimana Hati Mencoba Setia

Ketika Akku Merindukan_mu…
Rindu Hanyalah Satu-Satunya Kata di Hati_ku....!!!!!

2 komentar:

  1. jika kau masih merindukanya
    janganlah membuka hati untuk yang lain

    jika kau masih merindukannya
    jangan biarkan yang lain mengisi harimu

    jika kau masih mrindukanya
    tetaplah rindukan dia

    mungkin kau takkan mungkin pernah bisa lupakan dia
    yang pernh ada dan menghiasi harimu
    jangn mencoba mencintai yang lain sebelum kau mampu
    melupakan semua tentangnya

    BalasHapus
  2. Tak kan ada cinta tanpa pengorbanan....
    Tak kan ada bahagia tanpa cobaan...
    Tak kan ada rindu tanpa perpisahan...
    Tak kan ada luka tanpa duka...

    Cintaku setulus sang surya slalu menyinari dunia...
    Perhatianku kan slalu abadi bagai bintang menemani sang rembulan...
    Kukan slalu setia disisimu disetiap malam-malam yang mencekam...
    Tulusnya cintaku tak kan dapat diukur bagai dalamnya lautan...

    Cinta ini kan slalu abadi tak seperti musim yang slalu silih berganti...
    Cinta ini tak kan pernah padam seperti nyala liliin yang akan padam dimakan oleh gelapnya malam...
    Cinta ini tak kan pernah pudar seperti goresan tinta yang dimakan oleh waktu...

    Panasnya gurun pasir takkan melelehkan cintaku padamu...
    Terpaan angin topan takkan mengoyahkan cintaku padamu...
    Dalamnya lautan samudra tak kan menghanyutkan cintaku padamu...
    Rasa cinta ini padamu kan slalu abadi walau raga ini tlah binasa oleh waktu....

    BalasHapus